:::: MENU ::::
  • Customizable fonts.

Rabu, 30 November 2016

 Acumatica Framework menyediakan platform dan sarana untuk mengembangkan aplikasi bisnis cloud. Acumatica framework memiliki arsitektur n-tier dengan pemisahan yang jelas dari segi presentasi, logika bisnis, dan data access layer.



 Data Access Layer Acumatica Framework bergantung pada teknologi object relationship mapping (ORM) untuk mengakses database dari business logic. Acumatica Framework mengimplementasikan teknologi ORMnya sendiri. Teknologi ini menyediakan standart operasi CRUD untuk mengeksekusi tabel pada database dan metode untuk mengeksekusi query SQL yang kompleks. Sebuah fitur penting dari teknologi ORM adalah mekanisme penyimpanan data yang telah dimodifikasi pada session yang belum disimpan pada database.

 Data yang telah dimodifikasi akan digabungkan dengan hasil eksekusi query pada data base sehingga meminimalkan data yang disimpan pada session. Business logic layer Business logic layer diimplementasikan sebagai satu set business logic controllers (Graphs).

 Setiap graph terdiri dari dua bagian:
 • Entity Model yang menyatakan data access class dimana entitas tersebut disimpan , hubungan mereka, dan tindakan yang dapat lakukan atas entitas tersebut.
• Entity Business Logic yang mengimplementasikan logika bisnis yang berkaitan dengan modifikasi data.

Graph akan menjadi penghubung antara interface yang digunakan oleh user dan perintah-perintah untuk mengeksekusi data.

 Presentation Layer Presentation Layer pada acumatika bertangguung jawab untuk menyediakan :
 • User Interface yang berbasis pada teknologi ASPX dan diimplementasikan sebagai satu set Web Form.
 • Alternative Interface untuk mengakses logika bisnis dalam bentuk Web Service API.

Presentation Layer pada acumatica benar-benar deklaratif, artinya tidak mengandung logika bisnis.

Selasa, 29 November 2016

Sebutan ORM (Object Relational Mapping) mungkin tidak asing buat anda sebagai seorang software developer atau programmer, khususnya software developer / programmer yang menggunakan konsep pemrograman berorientasi object (OOP). 

ORM itu sendiri merupakan singkatan dari Object Relational Mapping, yaitu sebuah teknik pemrograman yang memetakan sebuah objek dengan database. ORM ini akan membantu untuk menjembatani antara objek yang didefinisikan dalam kode program dengan database. dengan menggunakan ORM, programmer dibantu untuk melakukan aksi yang diperlukan terkait komunikasi objek dengan database seperti menyimpan objek, mengambil data dari database, fungsi CRUD (Create, Read, Update, Delete), dan sebagainya.


Contoh penggunaan ORM adalah ketika ada definisi data berupa "hewan" yang memiliki atribut warna dan nama. di database didefinisikan sebuah tabel dengan kolom warna dan nama. Tanpa menggunakan ORM, untuk menyimpan objek "hewan" le database adalah dengan menjalankan perintah SQL :
INSERT INTO hewan (warna, nama) VALUES ("Kuning","Singa"),
Sedangkan dengan menggunakan ORM, perintah SQL itu akan digantikan dengan fungsi CRUD (Create Read Update Delete), misalkan untuk Create, contohnya :

Hewan hewan = new Hewan ("Kuning", "Singa");
hewan.save();

Untuk fungsi CRUD-nya sendiri, itu tergantung dengan fungsi di library ORM yang digunakan.
ORM lah yang akan memetakan fungsi .save() sama dengan perintah SQL ; "INSERT INTO... VALUES".

Berikut ini adalah keuntung menggunakan ORM :

1. Fasilitas penerapan pola Domain Model (Pattern Domain Model). Menggunakan pola ini berarti model entitas berdasarkan konsep bisnis yang nyata dan bukan berdasarkan struktur database anda. ORM menyediakan fungsi ini melalui pemetaan antara model bisnis logis dan model penyimpanan fisik.

2. Pengurangan besar pada baris-baris kode. ORM menyediakan sejumlah layanan sehingga memungkinkan pengembang untuk fokus pada logika bisnis dari aplikasi.

3. Perubahan model objek yang dibuat di satu tempat. Anda dapat memperbarui definisi objek, ORM secara otomatis menggunakan struktur yang telah diperbaru. Tidak ada SQL Update, Delete, Insert sepanjang lapisan yang berbeda dari aplikasi yang perlu di modifikasi. Intinya anda menulis model data Anda di satu tempat dan lebih mudah untuk memperbaru, memelihari dan menggunakan kembali kode.

4. Kemampuan Query yang banyak, sehingga ORM menyediakan bahasa query berorientasi objek. hal ini memungkinkan pengembang aplikasi untuk fokus pada model objek dan tidak perlu khawatir dengan struktur database atau semantik SQL. ORM sendiri akan menerjemahkan bahasa query ke dalam sintaks yang tepat untuk database.

5. Navigasi. Anda dapat menavigasi hubungan objek transparan. benda terkait secara otomatis dimuat sebagai diperlukan. Misalnya jika Anda memuat PO dan Anda ingin mengakses itu Pelanggan, Anda hanya dapat mengakses PO.Customer dan ORM akan mengurus loading data untuk Anda tanpa upaya pada bagian Anda.

6. data beban yang dikonfigurasi memungkinkan Anda untuk memuat sesuai data untuk masing-masing skenario. Misalnya dalam satu skenario yang mungkin ingin memuat daftar PO tanpa ada itu anak / obyek terkait, sementara di scenarious lain Anda dapat menentukan untuk memuat PO, dengan semua itu Itembaris anak, dll

7. dukungan Concurrency. Dukungan untuk beberapa pengguna memperbarui data yang sama secara bersamaan.

8. Cache manajemen. Entitas-cache dalam memori sehingga mengurangi beban pada database.

9. manajemen Transaksi dan Isolasi. Semua objek perubahan terjadi scoped untuk transaksi. Seluruh transaksi baik dapat dilakukan atau digulung kembali. Beberapa transaksi dapat aktif dalam memori dalam waktu yang sama, dan masing-masing transaksi perubahan terisolasi bentuk yang lain.

10. Manajemen Key. Pengidentifikasi dan kunci pengganti secara otomatis propogated dan dikelola.

source from:
Wikipedia
MSDN Microsoft

Senin, 28 November 2016

Hai teman basajans.
Proses pembuatan aplikasi dapat dipercepat jika dikerjakan oleh sebuah tim, akan tetapi kendala yang seringkali muncul adalah;
1. bagaimana menggabungkan class dan file yang dibuat oleh beberapa programmer menjadi satu;
2. Class dan File sebelumnya tertimpa oleh file baru yang isinya sebenarnya salah / error;
3. Ada dua programmer yang mengerjakan 1 class yang sama, sehingga salah seorang programmer perlu menunggu programmer lainnya untuk selesai melakukan edit di class tersebut.
Dengan version control, tidak perlu mencemaskan hal tersebut karena setiap perubahan dan penggabungan file akan dibuatkan versinya. ketika sewaktu waktu ada update yang menimbulkan error, maka kita dapat mengembalikannya ke versi sebelumnya. jika ada 2 programmer yang bekerja pada 1 file, keduanya dapat langsung bekerja bersama karena proses penggabungan file tersebut akan di lakukan oleh Version control yaitu TFS.

Berikut akan kita bahas bagaimana menggunakan TFS pertama kali.
Buka tautan berikut, lalu daftarkan email anda
https://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=307137&clcid=0x409&wt.mc_id=o~msft~vscom~product-vsts-nav~menu&campaign=o~msft~vscom~product-vsts-nav~menu

Daftar TFS




Setelah itu, Klik new
New Team Project
lalu isi data - data yang diperlukan seperti gambar berikut ini

Create new Team Project
Ini tampilan ketika create project berhasil. klik navigate to project. tunggu sampai popup berikutnya muncul lalu tekan tombol add code.

Create team project

Sekarang kita perlu membuka visual studio kita (minimal VS 2013). lalu bukalah solution(jika sudah ada). pada toolbar diatas, klik team > manage connection. Centang project yang baru saja anda buat lalu tekan connect.

Connect to team foundation server
sampai disini, anda sudah berhasil menyambungkan visual studio anda dengan tfs. Yang akan kita lakukan sekarang adalah memetakan(mapping) solution anda ke tfs. Ganti path-nya menjadi path solusi anda, jika sudah benar tekan tombol "Map & Get"

Map & Get

Untuk pertama kali penggunaan, anda dihimbau untuk melakukan add solution to source control dengan cara, ke solution explorer > klik kanan pada solution > add solution to source control.


Setelah selesai menunggu, klik team explorer > klik home (gambar rumah) > lalu tekan tombol "Check In".

Initial Check In


Dan selamat, anda telah berhasil men-setting solution anda ke TFS. untuk melihat file anda di server, anda dapat klik team Explorer > klik home (gambar rumah) > klik source control. Disana anda dan tim anda dapat melihat file-file yang telah ditambahkan ke server.
Sekarang tim anda dapat melakukan edit dan development tanpa perlu pusing memikirkan penggabungan/merge-nya nanti.
Fitur Check In dan Get latest lah yang akan sering anda dan tim gunakan untuk push dan get.

Demikian setting untuk TFS anda. Jika ada yang ingin ditanyakan atau request artikel baru, silahkan tulis di komentar..

Minggu, 27 November 2016

Di Acumatica ERP, terdapat fitur untuk mengatur hak akses untuk menu sampai dengan tingkat field pada screen. Berikut tutorial untuk mengatur hak akses untuk field di Acumatica ERP.

Prerequisite :

  1. Acumatica ERP
  2. User roles di Acumatica ERP
Berikut langkah - langkah untuk mengatur hak akses pada Acumatica ERP :


  1. Masuk ke menu Configuration 
  2. Masuk ke menu User Security
  3. Masuk ke menu Access right by role
  4. Pilih role yang ingin anda setting, di tutorial ini saya memberi contoh role Administrator
  5. Pilih menu yang anda ingin atur hak aksesnya, di tutorial ini saya memberi contoh untuk menu System.
  6. Atur hak aksesnya di kolom 'Access Rights'
  7. Klik 'save'
      Access rights di Acumatica :
  • Not set, hak akses belum dikonfigurasi, bisa juga berarti menu tidak dapat dilihat oleh user
  • Revoked, menu tidak dapat dilihat oleh user
  • View only, biasa digunakan untuk level di dalam screen jika screen diatur hak aksesnya view only maka field - field di screen bersifat hanya bisa dilihat (view only)
  • Granted, user bisa mengakses menu dan mengakses sub menu.
      Note : Untuk mengatur hak akses sub menu, screen, sampai dengan level field, admin bisa men-         drill down menu - menu yang ada di sidebar sebelah kiri (di bawah company).

---Selamat Mencoba---
      


Kamis, 24 November 2016

WhatsApp telah memperkenalkan beberapa fitur-fitur baru dalam beberapa bulan terakhir, tetapi yang paling ditunggu-tunggu adalah fitur Video Call. Whatsapp telah menerima banyak permintaan tentang fitur Video Call dari seluruh penjuru dunia dan akhirnya fitur Video Call dirilis pada tanggal 14 November 2016.
“Our goal at WhatsApp has always been to help as many people as possible stay in touch with friends, family, and others they care about. We started with messaging and Group Chat. Then we added voice calling”
Aplikasi Chatting yang dimiliki oleh Facebook ini sekarang makin canggih dengan dilengkapi fitur Video Call. Fitur Video Call ini akan lebih mendekatan orang banyak untuk terus berhubungan dengan teman-teman, keluarga, dan orang terdekat. Saat ini fitur ini sudah bisa dinikmati di iOS, Android, dan perangkat windows.Untuk menggunakan fitur ini, pilihlah salah satu nama yang ada di daftar kontakmu, pilih menu call atau lambing telepon. Setelah ditekan, akan muncul dua pilihan ‘Voice Call’ dan ‘Video Call’. Pilihlah opsi ‘Video Call’ untuk memulai. Kamu dapat sambil mengirim pesan pendek selama video call berlangsung.Ketika kami mencoba fitur ini, kualitas video dan suara sangat bagus pada koneksi WiFi yang kuat, tetapi kualitas akan berbeda jika koneksi internet yang melalui mobile atau broadband yang lambatFitur Video Call pada Whatsapp ini akan menjadi pesaing ketat platform video call yang sudah ada seperti Skype dan Whatsapp.

Rabu, 23 November 2016

Acumatica ERP adalah aplikasi berbasis web yang penggunanya dapat mengakses dari komputer manapun dengan menggunakan web browser. Topik berikut akan membahas instalasi Acumatica ERP:
  • Instalasi Acumatica ERP Lokal
  • Menyiapkan Acumatica Self-Service Portal
  • Instalasi Acumatica ERP di Data Center
Pastikan bahwa komputer server dan software memenuhi persyaratan sistem yang ditentukan dalam persyaratan sistem untuk Acumatica ERP 5.0. Untuk menginstal Acumatica ERP lokal, lakukan langkah-langkah berikut:
  1. Instal Acumatica ERP Tools di server.
  2. Deploy Acumatica ERP pada server dengan menggunakan Acumatica ERP Configuration Wizard.

Acumatica ERP Tools

Acumatica ERP Tools adalah sebagai berikut:
  • Acumatica ERP Configuration Wizard: Sebuah komponen perangkat lunak yang diperlukan yang memberi Anda kemampuan untuk menyebarkan contoh aplikasi baru, menghapus contoh aplikasi, dan melakukan aplikasi dan pemeliharaan database.
  • Acumatica Report Designer: Sebuah komponen perangkat lunak opsional yang menyediakan alat visual yang Anda dapat menggunakan untuk merancang custom report untuk Acumatica ERP. 
  • Debugger Tools: Sebuah komponen perangkat lunak opsional yang memberikan Anda kemampuan terbatas untuk debug Acumatica ERP instance yang di-deploy.

Instal Acumatica ERP Tools

Untuk menginstal Acumatica ERP Tools, menjalankan paket instalasi Acumatica ERP dan ikuti petunjuk dari wizard Acumatica ERP Installer:
  1. Pada halaman Selamat Datang, klik Next.
  2. Pada halaman License Agreement, baca perjanjian lisensi. Untuk menyetujui perjanjian lisensi, Klik  I Agree.
  3. Klik Next.
  4. Pada halaman utama Software Configuration, terdapat pilihan yaitu Launch the Acumatica ERP Configuration Wizard, Install Report Designer, dan Install Debugger Tools
  5. Klik Next.
  6. Pada halaman Instalasi Folder, tentukan lokasi di mana Anda ingin menginstal Acumatica ERP Tools, dan kemudian klik Next.
  7. Pada halaman Konfirmasi Instalasi , klik Next.
  8. Jika Anda tidak mencentang Launch the Acumatica ERP Configuration Wizard pada Langkah 4, klik Close saat Anda diminta.

Selanjutnya Anda dapat menjalankan Acumatica ERP Configuration Wizard kapan saja dengan memilih Start > Acumatica > Acumatica ERP Configuration.

Deploy Acumatica ERP Instance

Anda dapat men-deploy sebuah Acumatica ERP instance dengan menggunakan  Acumatica ERP Configuration Wizard. Berikut ini langkah-langkah men-deploy sebuah Acumatica ERP instance :


Jalankan Acumatica ERP Configuration Wizard. Dengan cara pilih Start> Acumatica>Acumatica ERP Configuration.
Gambar Pilih Acumatica ERP Configuration

Pada halaman Selamat Datang, klik Deploy New Aplication Instance. Atau, pada halaman Welcome dari Acumatica ERP Configuration Wizard, klik Perform Application Maintenance, dan kemudian klik New pada halaman aplikasi maintenance

Gambar Halaman Selamat Datang

Pada halaman Database Server Connection, tentukan server database yang akan digunakan oleh Acumatica ERP contoh:
  • Dalam Server Type, pilih jenis server. Berikut adalah pilihan yang tersedia: Microsoft SQL Server atau MySQL Server.
  • Pilih server untuk terhubung caranga pada isian Server Name, ketik nama atau alamat dari mesin server. Untuk server MySQL, default nomor port untuk 3306. Anda dapat menentukan custom port number  setelah koma. Jika Anda menggunakan server Microsoft SQL, pilih server di server yang tersedia pada kotak list. Klik Next.
Gambar Halaman Database Server Connection

Pada halaman Database Configuration, pilih opsi yang sesuai sebagai berikut:
  • Untuk membuat database baru, klik Create New Database dan kemudian ketik nama di kotak New Database's Name.
  • Untuk menghubungkan ke database yang sudah ada, lakukan hal berikut:
  1. Klik Connect to an exiting database.
  2. Dalam list server database yang tersedia, pilih nama database.
  3. Tergantung pada skema database yang telah Anda pilih, pilih yang relevan kotak centang untuk memperbarui, memperbaiki, atau menyiapkan database, jika diperlukan.
  4. Jika Anda ingin mengecilkan data setelah pemeliharaan database, pilih data Shrink kotak centang.
  5. Klik Next
    Gambar halaman Database Configuration
Pada halaman Company Setup, lakukan hal berikut:
  • Mengkonfigurasi perusahaan baru (nama Perusahaan) melalui Acumatica ERP Konfigurasi Wizard yang dibuat secara default:
  1. Untuk mengganti nama perusahaan, double click nama perusahaan di kolom Login Company Name, ketik nama perusahaan baru, dan tekan Enter.
  2. Jika Anda ingin mengisi database dengan data demo atau data template, pilih Demo atau Template di kolom Insert data.
  • Opsional: Tambahkan lebih banyak perusahaan jika Anda ingin membuat multi-perusahaan Acumatica ERP instance.
  • Opsional: Untuk multi-perusahaan Acumatica ERP Misalnya, jika Anda ingin pengguna untuk memilih Perusahaan mereka akan bekerja sama setelah mereka sign ke Acumatica ERP instance, pilih Secure Company di kotak centang Form Login.
  • Opsional: Untuk multi-perusahaan Acumatica ERP Misalnya, jika Anda ingin mengkonfigurasi Data berbagi antara perusahaan, pilih kotak centang Advanced Settings
  • Klik Next.
Gambar halaman Company Setup
  • Opsional: Pada halaman Configuration Table (yang ditampilkan hanya jika Anda telah memilih Advanced Settings cek kotak pada halaman Company Setup), mengkonfigurasi berbagi data antara perusahaan, dan kemudian klik Next.
  • Pada halaman Database Connection, menentukan metode otentikasi yang ini Acumatica ERP instance akan digunakan untuk menyambung ke database, yang merupakan salah satu pilihan yaitu: Windows Authentication dan SQL Server Authentication.

Gambar Halaman Database Configuration
  • Klik Next.
  • Pada halaman Instance Configuration, tentukan pilihan berikut:
  1. Instance Name: Ketik nama misalnya Acumatica ERP ini.
  2. Create Portal: Tinggalkan kotak ini dibersihkan.
  3. Local Path to the Instance: Masukkan path pada komputer lokal untuk aplikasi ini contoh.
  4. Select an account to access ASP.NET application: pilih salah satu dari berikut akun yang akan digunakan untuk mengakses aplikasi ASP.NET, yaitu: Default (anonim pengguna) untuk menggunakan user account yang IIS menggunakan secara default, dan Secify untuk menggunakan user account lain. Tentukan login dan password dari user account.
 
Gambar Halaman Instance Configuration
  • Karena saya memilih Default, maka akan muncul alert berikut, lalu klik Yes.
Gambar Halaman Alert Default
  • Pada halaman Web Site Configuration, lakukan hal berikut:
  1. Di bagian Web Site Settings, mengkonfigurasi daftar website dan membuat virtual directory. Untuk menggunakan URL dari situs IIS default (yaitu, http://www.domain.com), unchecklist Create Virtual Directory.
  2. Pada bagian Application Pool Settings, tentukan application pool settings. 
    • Untuk membuat kolam aplikasi baru, klik Create New Application Pool dan ketik
    • nama di kotak Application Pool Name.
    • Untuk menggunakan application pool yang sudah ada, klik Use Existing Application Pool dan pilih nama application pool dalam daftar list application pool yang tersedia pada kotak.
    • Klik Next.
    Gambar Halaman Web Site Configuration
    • Pada halaman Confirm Configuration, lakukan hal berikut:
    1. Periksa pengaturan konfigurasi yang telah Anda tentukan.
    2. Pilihan. Untuk membuat perubahan, klik Back untuk kembali ke halaman wizard diperlukan, dan kemudian membuat perubahan yang diperlukan.
    3. Jika Anda ingin menyimpan pengaturan konfigurasi dalam file XML di komputer Anda, klik Save Configuration
    4. Klik Finish untuk men-deploy Acumatica ERP instance.
    Gambar Halaman Confirm Configuration
    Acumatica mempunyai beberapa elemen field yang memudahkan bagi penggunanya untuk menambah fungsi didalam pembuatan halaman websitenya, salah satunya yaitu fungsi PXImageUploader. Seperti namanya field ini berfungsi agar pengguna acumatica dapat mengupload gambar yang biasanya diletakkan didalam form

    Berikut trik mudah menambahkan field PXImageUploader:

    1. Tambahkan 2 mandatory field yaitu field Image dan field NoteID kedalam table yang digunakan sebagai Data Access Class dari screen tersebut

    - Image dengan tipe data nvarchar (256)
    - Note ID dengan tipe data bigint

    2. Buka Acumatica Framework Solution dan generate DAC(Data Access Class) yang baru setelah ditambahkan 2 file diatas

    3. Buat screen

    4. Setting  Data Member sesuai dengan nama dataview dari DAC yang terdapat didalam Businnes Logic Controller atau biasa disebut graph

    5. Generate field Image yang terdapat didalam layout content editor dan klik OK

    6. Buka mode source Code pada screen yang telah dibuat dan edit .aspx code screen tersebut. Ganti tag awal dan akhir dari PXTextEdit dari field image dengan tag PXImageUploader seperti dibawah ini:

    7. Dengan menggunakan Layout Editor, hapus field image dan generate ulang field image, klik OK

    Tampilan field ImageUploader akan menjadi seperti ini:

    Senin, 21 November 2016

    ERP atau Enterprise Resource Planning adalah sebuah konsep untuk merencanakan dan mengelola sumber daya perusahaan meliputi dana, manusia, mesin, suku cadang, waktu, material dan kapasitas yang berpengaruh luas mulai dari manajemen paling atas hingga operasional di sebuah perusahaan agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan nilai tambah bagi seluruh pihak yang berkepentingan (stake holder) atas perusahaan tersebut.

    ERP berfungsi mengintegrasikan proses-proses penciptaan produk atau jasa perusahaan, mulai dari pemesanan bahan-bahan mentah dan fasilitas produksi sampai dengan terciptanya produk jadi yang siap ditawarkan kepada pelanggan (Indrajit, Djokopranoto, 2002). Selain itu ERP juga membantu mengintegrasikan data-data didalam organisasi didalam sebuah platform yang umum (ERP Wire, 2006).
    ERP merupakan sistem terintegrasi yang mempunyai tujuan merangkum bisnis proses yang ada sehingga menjadi satu kolaborasi yang efisien dan efektif dan sistem tersebut di dukung dengan teknologi informasi dan dapat menghasilkan informasi yang enunjang perusahaan menjadi lebih kompetitif.
    Konsep ERP dapat dijalankan dengan baik, jika didukung oleh seperangkat aplikasi dan infrastruktur komputer baik software dan hardware sehingga pengolahan data dan informasi dapat dilakukan dengan mudah dan terintegrasi. Oleh karena itu, hampir tidak mungkin mewujudkan konsep ERP tanpa adanya dukungan sistem berbasis komputer.
    video

    Sumber :
    • http://hanipurwati.blog.widyatama.ac.id/tugas-artikel/apa-itu-erp/
    • https://www.youtube.com/watch?v=iQu64YYRTIY

    Minggu, 20 November 2016

    Belakangan ini marak sekali implementasi Enterprise Resource Planning di perusahaan-perusahaan baik di Indonesia maupun di luar negeri. Bagi sobat Basajans yang ingin lebih paham mengenai ERP dan keuntungannya bagi perusahaan yang mengimplementasikannya, silakan dibaca di bawah ini ya.

    ERP sebenarnya adalah sebuah konsep pengelolaan dan integrasi proses bisnis yang dirasa penting dalam perusahaan. Software ERP menyediakan kemampuan mengintegrasikan berbagai aspek dalam perusahaan seperti : Planning, Purchasing, Inventory, Sales dan Marketing, Finance, Human Resource, dsb. Sumber : (www.investopedia.com/terms/e/erp.asp)

    Lalu jika cuma mengelola dan mengintegrasikan proses bisnis yang ada, mengapa perusahaan mau mengimplementasikan software ERP? Hal itu dikarenakan dengan dilakukannya implementasi software ERP, perusahaan bisa mendapatkan keuntungan. Ada banyak sekali keuntungan yang bisa didapat dari implementasi software ERP.di antaranya adalah dapat meningkatkan produktivitas, meningkatkan efisiensi, menurunkan biaya, dan men-streamline-kan proses. Untuk lebih jelasnya, Ini adalah 5 keuntungan utama yang bisa didapat oleh perusahaan jika mengimplementasikan software ERP.

    1. Efisiensi
    Software ERP akan mengeliminir proses yang berulang dan meminimalisir input data secara manual. 
    Kita ambil contoh soal proses persetujuan (approval) : tanpa sistem, persetujuan umumnya menggunakan tanda tangan, yang berarti fisik dari dokumen harus berjalan ke pejabat yang berwenang memberikan persetujuan. Bayangkan jika pejabat tersebut sedang berhalangan hadir di tempat.  Proses persetujuan akan terhambat. Sedangkan dengan software ERP, proses  persetujuan dapat dilakukan menggunakan software, apalagi jika softwarenya bisa diakses via internet. Pada saat pejabat yang berwenang tidak ada di tempat, persetujuan tetap dapat dilakukan.
    Selain itu, sistem juga men-streamline-kan proses bisnis di perusahaan serta memudahkan perusahaan dalam mengumpulkan data, karena semua data ada di dalam software ERP tersebut.

    2. Informasi yang Terintegrasi
    Semua data dan informasi yang dibutuhkan terdapat di dalam satu lokasi. Kita ambil contoh suatu pembelian barang. Harga barang, jumlah stok, lokasi barang, spesifikasi barang, dsbnya ada di dalam software ERP tersebut. Sehingga tidak perlu lagi membuka berbagai dokumen untuk mencari informasi soal barang tersebut. 
    Selain itu data yang ada juga dijaga agar tetap konsisten dan tetap ter-update. Sebagai contohnya : setiap ada pembelian barang, maka stok barang akan meningkat, sebaliknya jika ada penjualan/konsumsi barang, maka stok barang akan menurun.

    3. Reporting
    Aplikasi ERP dapat membantu pengguna dalam membuat laporan. Laporan-laporan standar seperti posisi stok barang, laporan cashflow, laporan penjualan, laporan pembelian, dsbnya sudah disediakan oleh software ERP. Software ERP yang memiliki kapabilitas customizable reporting lebih powerful lagi. Pengguna dapat membuat laporan tanpa bergantung pada bagian IT sekalipun. Bahkan dapat menghasilkan laporan untuk data-data yang kompleks sekalipun.
    Dengan reporting yang baik, perusahaan dapat merespon lebih cepat terhadap kondisi pasar yang tercermin di dalam laporan-laporan tersebut.

    4. Customer Service
    Dengan software ERP, menyediakan customer service berkualitas tinggi akan lebih mudah . Bagian sales, marketing, dan customer service dapat berinteraksi dengan pelanggan secara lebih baik. Selain itu bagian sales, marketing, dan customer service juga dapat meningkatkan hubungan dengan pelanggan karena dibekali informasi tentang pelanggan yang cepat dan akurat.

    5. Security
    Software ERP dapat meningkatkan akurasi, konsistensi, dan security data. Akses setiap pengguna dapat diatur di dalam sistem. Sehingga bagian finance hanya bisa melihat menu yang menjadi tanggung jawabnya, begitu juga bagian produksi hanya dapat mengakses menu yang berkaitan dengan produksi saja. Dalam tingkat lebih lanjut, dapat juga diberikan restriksi terhadap data, sehingga yang bisa mengakses data hanyalah pengguna yang berwenang saja. 
    Sumber : http://www.workwisellc.com/5-benefits-implementing-erp-software/

    Dengan keuntungan tersebut tidak heran banyak perusahaan yang mengimplementasikan software ERP. Untuk software ERP berbasis cloud, salah satu pilihannya adalah Acumatica. Kelebihan dan keunggulan Acumatica dibandingkan dengan software ERP lainnya akan dijelaskan di artikel berikutnya ya.

    Rabu, 16 November 2016

    Mungkin beberapa dari rekan-rekan semua belum banyak yang mengenal PT Basajans Solusi Internasional...

    Yuk kita kenalan....

    PT Basajans Solusi Internasional adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang IT Consultant. Basajans merupakan subsidiari dari PT Abyor Internasional, yang berdiri pada tanggal 1 July 2015. Basajans didirikan oleh para IT professional yang berpengalaman, Ahli teknologi dan Top IT management yang telah bekerja di perusahaan-perusahaan besar di Indonesia.

    Apa sih solusi IT yang diberikan oleh Basajans?

    Basajans memberikan sebuah solusi kuat yang terjangkau , cepat untuk melaksanakan dan mudah di gunakan. Baik itu On-Cloud ataupun On-Premise.
    Inilah beberapa solusi yang diberikan oleh Basajans:
    - Acumatica xRP Solution
    - Microsoft Dynamics xRM Solution

    Basajans menjadi partner dari Acumatica dan Microsoft pada tanggal 15 September 2015. Saat ini Basajans memiliki sekitar 30 developer yang siap dalam memberikan solusi yang terbaik untuk perusahaan anda. Walaupun baru setahun berdiri, tapi Basajans ini sudah menangani banyak perusahaan, sebut saja Pertamina Drilling Services Indonesia, PT Pupuk Indonesia Holding Company, BPH Migas, dan Nestle.

    Masih penasaran mengenai Profil Basajans?? rekan-rekan IT bisa bertandang ke web Basajans di www.basajans.com

    Senin, 14 November 2016

    Acumatica Cloud ERP merupakan sebuah software berbasis web dimana software ini memiliki fitur yang dapat membantu Anda dalam pembuatan perencanaan, mengorganisisr serta mengelola dan mengembangkan sumber daya bisnis Anda.

    Acumatica memiliki beberapa fitur yang dapat memberikan keuntungan kepada proyek anda.

    Fitur Acumatica Cloud ERP

    1. Financial Management Suite
    2. Distribution Management Suite
    3. Customer Management Suite
    4. Project Accounting Suite
    5. Manufacturing Management Suite
    6. Service Management Suite

    Acumatica menyesuaikan dengan kebutuhan anda

    - Dapat diakses melalui semua device



    - Dapat diakses dimana saja



    - Web based



    - Dashboard dapat disesuaikan








    A call-to-action text Contact us